Trendsetter

Pameran Pendidikan, Simonak SMAN 2 Negara Jadi Primadona

NEGARA

Ngurah Astrika
887Views

Beberapa sekolah dari berbagai jenjang di Bali terpilih mengikuti Pameran Pendidikan selama empat hari di Inna Grand Bali Beach Denpasar. Pameran Pendidikan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Deseminasi Hasil Pemetaan Mutu Pendidikan yang yang dilaksanakan oleh LPMP Bali. Kegiatan berlangsung sejak Senen, 03/12-Kamis, 06/12/2018.

Kepala Sekolah SMAN 2 Negara I Wayan Sudiarta, S.Pd, M.Pd

DENPASAR, TENAR.CO 

Beberapa sekolah yang dinilai mendapat progres signifikan selama masa pendampingan mendapat kesempatan untuk memamerkan hasil kreativitas sekolah serta para siswanya dalam ajang Diseminasi Hasil Pemetaan Mutu Pendidikan. Kegiatan tersebut berlangsung di Ina Bali Beach Denpasar  (03/12-06/12/2018.

Dari 16 sekolah yang terpilih melaksanakan Pameran Pendidikan, SMAN 2 Negara menjadi salah satu sekolah yang paling banyak menyedot perhatian.

Pengunjung yang rata-rata adalah praktisi pendidikan itu, mengaku apresiet terhadap temuan dari Tim pengembang sekolah di Bumi Mekepung tersebut.

Sekolah dibawah besutan Kepala sekolah I Wayan Sudiarta, S.Pd, M.Pd memamerkan rancangan inovasi berbasis teknologi.

Rancangan inovatif tersebut diberi nama ‘SIMONAK’ atau Sistem Monitoring Absensi Kelas.

Inisiator Simonak I Gusti Ngurah Komang Bagus Astrika Putra saat ditemui diruang pameran, Rabu, 05/12/2018 mengatakan, aplikasi ini dibuat dengan program php7.2 dengan menggunakan data base postgresql versi 10.

“Aplikasi Simonak kita buat untuk memberikan informasi secara real time terhadap kehadiran guru, siswa saat melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar”. Papar Ngurah Astrika.

Dengan menggunakan aplikasi ini selain mampu mendapatkan informasi real pada kehadiran guru dan siswa, kita juga bisa mengetahui durasi waktu selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung.

“Dengan aplikasi ini kita akan sangat efektif dan efisien karena permasalahan yang jamak dan sering dilakukan seperti lupa ngabsen dan lupa bawa absen ke kelas bisa dihindari. Dan yang terpenting mereka tidak bisa mencuri waktu kehadiran”. Kilah suami tercinta Ayu Ketut Sri Widari ini.

Kepala sekolah SMAN 2 Negara, I Wayan Sudiarta, S.Pd, M.Pd yang ditemui secara terpisah mengaku temuan aplikasi ini adalah sebagai salah satu solusi pengalaman berkaitan dengan absensi yang diterapkan selama ini.

Dia mengaku sangat mengapresiasi berbagai pembenahan yang dilakukan didalam kegiatan pengambilan data guna mengetahui jumlah kehadiran pada suatu acara. Atau bahasa lumrahnya absensi.

“Sistem absensi sidik jari sudah bagus, Cuma sistem itu hanya sebatas untuk mengetahui kehadiran guru di sekolah saja”. Jelas Kasek yang dikenal kreatif dengan ide-ide brilient itu.

Selain memantau guru di sekolah dia juga ingin mengetahui aktivitas yang dilakukan selama proses kegiatan belajar mengajar (KBM) berlangsung.

“Dengan aplikasi ini optimalisasi pemberian materi serta pemantauan guru dan anak didik bisa kita lakukan secara terpadu. Sehingga akumulasi durasi pemberian materi, kehadiran serta tingkat kepuasan guru dan anak didik bisa terpantau secara maksimal. Dengan demikian pembinaan yang dilakukan terhadap penyimpangan yang ada bisa dilaksanakan secara tepat sasaran”. Tegas Sudiarta.

Sependapat dengan Ngurah Astrika Kasek Sudiarta akan terus menambah fitur-fitur aplikasi yang telah dimiliki. Sehingga peluang guru dan anak didik ingkar menepati jam pelajaran bisa diminimais.

“Kita ingin merubah etos kerja guru dengan sistem. Untuk itu kita akan terus mensuport Tim Pengembangan sekolah khususnya yang membidangi IT untuk terus menemukan ide dan inovasi terbarunya”. Pungkas Sudiarta. 

(MPT-RIQ/AMI/RED)

EDITOR: I WAYAN ARIASA KEPAKISAN

Leave a Reply