REDAKSI

Pemred

 

SUSUNAN REDAKSI
No. ISSN : 2614-5901 (media online)

 

SK No. 0005.26145901/JI.3.1/SK.ISSN/2018.01 – 29 Januari 2018 (mulai edisi Januari 2018)

Pemimpin Umum : I Made Yusadi Pradhita Warmadewa – Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab : I Wayan Ariasa Kepakisan – Wakil Pemimpin Redaksi/Pebnangung Jawab; Agus Suyono (kemplu) – Dewan Redaksi : I Wayan Ariasa Kepakisan, Ni Nyoman Purnamiati, Ayu Hervina Sanjayanti, Raden Pramono AG -Ni Made Nariati.
Staf Redaksi : Ade Zanji Adhi Pramana,  I Wayan Ginarsa, Komang Gede Wasa, I Nengah Wirata, Suara Arsana, Dony Parera, I Ketut Suadi, Perwakilan Sumatera Utara : Leo Albertus, Persadaan Putra, Jimmy Panggabean  – – Manager Iklan & Berita Advertorial  : Komang Hendra – Penerbit : CV. Maritama Pelangi Nusantara – Call Centre : 081353199881 – Alamat Redaksi : Jl. Raya Wanayu, Desa Angkah, Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali

 

  

PROFIL BERITA ONLINE TENAR.CO

tenar.co adalah berita online Pendidikan dan berita umum yang terbit di Tabanan, Bali.

Selain menyajikan berita umum dan politik. Kehadiran tenar.co diharapkan mampu menjadi trendsetter dalam pemenuhan informasi yang berkaitan dengan perkembangan pendidikan serta prestasi dan prestise yang mampu ditorehkan oleh generasi muda dan masyarakat Bali.

Tampil diantara media cetak serta situs online yang telah ada, tentu membuat kami ingin selalu ‘make difference;’ antara lain memberikan tempat istimewa terhadap munculnya gagasan serta ide bagi dunia pendidikan.

Sebagai media cetak dan media online yang independen, Majalah Tenar dan tenar.co akan senantiasa menjaga komitmennya untuk memberikan sajian berita ataupun artikel dengan tetap menjaga bobot kualitas, bobot originalitas, jujur dan langsung dari sumbernya.

Sehingga dengan demikian tenar.co akan senantiasa tampil mengikuti ritme, irama serta dinamika masyarakat seirama dengan peradaban social, budaya serta ilmu pengetahuan dan teknologinya.

Tampil bersama dan seirama dengan dinamika perkembangan jaman, tentu kehadiran tenar.co dan majalah Pemdidikan Tenar secara hakiki sangat haus ingin memberikan setetes manfaat bagi tumbuh kembangnya generasi penerus bangsa dari tanah dewata, semoga.

Pedoman Siber

Kemerdekaan berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan
pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang
Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB. Keberadaan
media siber di Indonesia juga merupakan bagian dari kemerdekaan
berpendapat, kemerdekaan berekspresi, dan kemerdekaan pers.

Media siber memiliki karakter khusus sehingga memerlukan pedoman agar
pengelolaannya dapat dilaksanakan secara profesional, memenuhi fungsi,
hak, dan kewajibannya sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999
tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Untuk itu Dewan Pers bersama
organisasi pers, pengelola media siber, dan masyarakat menyusun Pedoman
Pemberitaan Media Siber sebagai berikut:

  1. Ruang Lingkup
    1. Media Siber adalah segala bentuk media yang menggunakan
      wahana internet dan melaksanakan kegiatan jurnalistik, serta
      memenuhi persyaratan Undang-Undang Pers dan Standar
      Perusahaan Pers yang ditetapkan Dewan Pers.
    2. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content) adalah segala isi
      yang dibuat dan atau dipublikasikan oleh pengguna media siber,
      antara lain, artikel, gambar, komentar, suara, video dan berbagai
      bentuk unggahan yang melekat pada media siber, seperti blog,
      forum, komentar pembaca atau pemirsa, dan bentuk lain.
  2. Verifikasi dan keberimbangan berita
    1. Pada prinsipnya setiap berita harus melalui verifikasi.
    2. Berita yang dapat merugikan pihak lain memerlukan verifikasi pada
      berita yang sama untuk memenuhi prinsip akurasi dan
      keberimbangan.
    3. Ketentuan dalam butir (a) di atas dikecualikan, dengan syarat:
      1. Berita benar-benar mengandung kepentingan publik yang
        bersifat mendesak;
      2. Sumber berita yang pertama adalah sumber yang jelas
        disebutkan identitasnya, kredibel dan kompeten;
      3. Subyek berita yang harus dikonfirmasi tidak diketahui
        keberadaannya dan atau tidak dapat diwawancarai;
      4. Media memberikan penjelasan kepada pembaca bahwa
        berita tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut
        yang diupayakan dalam waktu secepatnya. Penjelasan
        dimuat pada bagian akhir dari berita yang sama, di dalam
        kurung dan menggunakan huruf miring.
    4. Setelah memuat berita sesuai dengan butir (c), media wajib
      meneruskan upaya verifikasi, dan setelah verifikasi didapatkan,
      hasil verifikasi dicantumkan pada berita pemutakhiran (update)
      dengan tautan pada berita yang belum terverifikasi.
  3. Isi Buatan Pengguna (User Generated Content)
    1. Media siber wajib mencantumkan syarat dan ketentuan mengenai
      Isi Buatan Pengguna yang tidak bertentangan dengan Undang-
      Undang No. 40 tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik,
      yang ditempatkan secara terang dan jelas.
    2. Media siber mewajibkan setiap pengguna untuk melakukan
      registrasi keanggotaan dan melakukan proses log-in terlebih dahulu
      untuk dapat mempublikasikan semua bentuk Isi Buatan Pengguna.
      Ketentuan mengenai log-in akan diatur lebih lanjut.
    3. Dalam registrasi tersebut, media siber mewajibkan pengguna
      memberi persetujuan tertulis bahwa Isi Buatan Pengguna yang
      dipublikasikan:

       

      1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul;
      2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan
        kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan
        antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan
        kekerasan;
      3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis
        kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat
        orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
      4. Media siber memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau
        menghapus Isi Buatan Pengguna yang bertentangan dengan butir
        (c).
      5. Media siber wajib menyediakan mekanisme pengaduan Isi Buatan
        Pengguna yang dinilai melanggar ketentuan pada butir (c).
        Mekanisme tersebut harus disediakan di tempat yang dengan
        mudah dapat diakses pengguna.
      6. Media siber wajib menyunting, menghapus, dan melakukan
        tindakan koreksi setiap Isi Buatan Pengguna yang dilaporkan dan
        melanggar ketentuan butir (c), sesegera mungkin secara
        proporsional selambat-lambatnya 2 x 24 jam setelah pengaduan
        diterima.
      7. Media siber yang telah memenuhi ketentuan pada butir (a), (b), (c),
        dan (f) tidak dibebani tanggung jawab atas masalah yang
        ditimbulkan akibat pemuatan isi yang melanggar ketentuan pada
        butir (c).
      8. Media siber bertanggung jawab atas Isi Buatan Pengguna yang
        dilaporkan bila tidak mengambil tindakan koreksi setelah batas
        waktu sebagaimana tersebut pada butir (f).
  4. Ralat, Koreksi, dan Hak Jawab
    1. Ralat, koreksi, dan hak jawab mengacu pada Undang-Undang Pers,
      Kode Etik Jurnalistik, dan Pedoman Hak Jawab yang ditetapkan
      Dewan Pers.
    2. Ralat, koreksi dan atau hak jawab wajib ditautkan pada berita yang
      diralat, dikoreksi atau yang diberi hak jawab.
    3. Di setiap berita ralat, koreksi, dan hak jawab wajib dicantumkan
      waktu pemuatan ralat, koreksi, dan atau hak jawab tersebut.
    4. Bila suatu berita media siber tertentu disebarluaskan media siber
      lain, maka:

       

      1. Tanggung jawab media siber pembuat berita terbatas pada
        berita yang dipublikasikan di media siber tersebut atau
        media siber yang berada di bawah otoritas teknisnya;
      2. Koreksi berita yang dilakukan oleh sebuah media siber,
        juga harus dilakukan oleh media siber lain yang mengutip
        berita dari media siber yang dikoreksi itu;
      3. Media yang menyebarluaskan berita dari sebuah media
        siber dan tidak melakukan koreksi atas berita sesuai yang
        dilakukan oleh media siber pemilik dan atau pembuat
        berita tersebut, bertanggung jawab penuh atas semua
        akibat hukum dari berita yang tidak dikoreksinya itu.
    5. Sesuai dengan Undang-Undang Pers, media siber yang tidak
      melayani hak jawab dapat dijatuhi sanksi hukum pidana denda
      paling banyak Rp500.000.000 (Lima ratus juta rupiah).
  5. Pencabutan Berita
    1. Berita yang sudah dipublikasikan tidak dapat dicabut karena alasan
      penyensoran dari pihak luar redaksi, kecuali terkait masalah SARA,
      kesusilaan, masa depan anak, pengalaman traumatik korban atau
      berdasarkan pertimbangan khusus lain yang ditetapkan Dewan Pers.
    2. Media siber lain wajib mengikuti pencabutan kutipan berita dari
      media asal yang telah dicabut.
    3. Pencabutan berita wajib disertai dengan alasan pencabutan dan
      diumumkan kepada publik.
  6. Iklan
    1. Media siber wajib membedakan dengan tegas antara produk berita
      dan iklan.
    2. Setiap berita/artikel/isi yang merupakan iklan dan atau isi berbayar
      wajib mencantumkan keterangan

PERHATIAN: Seluruh Wartawan tenar.co Selalu Dibengkali Kartu Pers dan Surat Tugas, Serta Namanya Tercantum Didalam Box Redaksi.

Redaksi tenar.co mempersilakan pengelolaan Media massa Cetak maupun Elektronik, mengutip berita teks maupun berita Foto dari situs ini, dengan syarat menyebutkan sumber berita. Penyebutan disarankan langsung dikutip langsung dalam berita, misalnya dengan mencantumkan sumber tenar.co tidak dilakukan penyingkatan sumber.

 “Redaksi menerima sumbangan tulisan atau artikel. Tulisan diketik rapi dan dilengkapi identitas pengirim. Redaksi berhak menyunting isi tulisan tanpa mengubah maknanya”