Warta Utama

Seorang Ibu yang Digigit Anjing Rabies Masih Ditelusuri

140Views

Kasus gigitan anjing rabies yang menimpa lima orang menjadi perhatian dinas Kesehatan di Pemkab Jembrana.

NEGARA, SuaraTabanan.ID

Dari lima yang terkena gigit anjing rabies tetsebut, baru empat orang yang mendapatkan VAR. Sedang 1 orang perempuan masih ditelusuri , supaya segera untuk mendapatkan suntikan VAR.

Informasi yang diterima, kasus gigitan itu terjadi pada Kamis (16/5/19) hingga Jumat (16/719) itu, terjadi di Desa Tegal Badeng Barat di lokasi usaha penggilingan padi milik Made Sumiada (50) asal Kelurahan Lelateng, Negara.

Lima orang yang tergigit anjing liar, empat di antaranya sudah mendapatkan VAR, termasuk yang pemilik mesin penggilingan padi juga tergigit anjing liar. Tidak hanya manusia yang tergigit, tetapi juga seekor sapi yang juga tergigit anjing rabies.

Menurut Kadis Kesehatan dr Putu Suasta Selasa (21/5/19), keempat orang menjadi korban gigitan anjing rabies sudah diberikan VAR, namun seorang ibu yang tergigit anjing rabies belum ditemukan keberadaan dan masih ditelusuri.

Ibu tersebut, informasinya berasal dari Desa Banyubiru Kecamatan Negara. Ibu tersebut, digigit anjing saat bersama Made Kartiasih, asal Desa Tegal Badeng Barat yang datang ke pabrik untuk menggiling padi, Jumat (17/5/19). 

Kini pihaknya bersama tim menelusuri Desa Banyubiru mencari keberadaan korban gigitan anjing rabies tersebut.

Namun sampai kini ibu itu belum diketahui keberadaannya. Bahkan seluruh banjar sudah ditelusuri.

“Jika ditemukan, maka segera untuk memberikannya VAR,” ujarnya. Menurut dr Suasta, sampai kini persiapan dan stok VAR masing aman. 

Selain menelusuri ke desa, juga diumumkan di.facebook agar segera mengetahui keberadaan ibu yang tergigit anjing rabies tersebut.

(MPT-ONO/RED).

Leave a Reply